Sabtu, 26 Februari 2011
Jumat, 18 Februari 2011
Ekspresi orang kena suntik [Funny Picture]
Kamis, 17 Februari 2011
Kue Unik yang bisa Menipu mata [Sayang banget kalo dimakan]
Jumat, 11 Februari 2011
Kamis, 10 Februari 2011
iPad Bikin Hotel Makin Keren [Cekidot gan]
Salah satu hotel ternama di New York, Amerika Serikat, mulai menyediakan iPad di setiap kamarnya. Keberadaan gadget tablet ini jelas memberikan nilai tambah.
Tempat penginapan yang bernama Plaza Hotel itu sengaja menyediakan iPad untuk memudahkan para tamu menggunakan semua fasilitas dan properti di hotel tersebut.
Tempat penginapan yang bernama Plaza Hotel itu sengaja menyediakan iPad untuk memudahkan para tamu menggunakan semua fasilitas dan properti di hotel tersebut.
Dengan menghadirkan iPad sebagai bagian dari fasilitas di hotel mereka, Plaza Hotel tampil beda dari hotel pada umumnya. Para tamu pun bisa mendapat pengalaman baru menjajal iPad untuk mengatur pendingin ruangan, mematikan atau menyalakan lampu ruangan, menghubungi resepsionis dan lain-lain.
"Kami memilih iPad karena ini adalah gadget yang menarik dan disukai banyak orang," kata manager Plaza Hotel Shane Krige.
Plaza Hotel adalah salah satu hotel terkenal dan mewah di kawasan New York. Keunikan lain dari hotel ini yakni bangunannya yang bernilai sejarah dan telah beroperasi sejak 1907.
http://www.detikinet.com/read/2011/02/09/083244/1564347/398/ipad-bikin-hotel-makin-keren/
Rabu, 09 Februari 2011
Minggu, 06 Februari 2011
Jumat, 04 Februari 2011
Senin, 31 Januari 2011
6 Pertanyaan Yang Menyadarkan Lewat Cerita
Suatu hari seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.
Pertama.
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?"
Murid-muridnya ada yang menjawab..."orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya". Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian". Sebab kematian adalah PASTI adanya.
Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini ?"
Murid-muridnya ada yang menjawab..."negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang". Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "masa lalu". Siapapun kita, bagaimana pun kita, dan betapa kayanya kita, tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu. Sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang.
Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini ?"
Murid-muridnya ada yang menjawab..."gunung", "bumi", dan "matahari". Semua jawaban itu benar kata Sang Guru. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu". Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu. Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat).
Pertanyaan keempat adalah "Apa yang paling berat di dunia ini ?"
Di antara muridnya ada yang menjawab..."baja", "besi", dan "gajah". "Semua jawaban hampir benar", kata Sang Guru, tapi yang paling berat adalah "memegang amanah".
Pertanyaan yang kelima adalah "Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan". "Semua itu benar...", kata Sang Guru, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah".
Lalu pertanyaan keenam adalah "Apakah yang paling tajam di dunia ini ?"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !". "(hampir) Benar...", kata Sang Guru , tetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN
senantiasa belajar dari MASA LALU
dan tidak memperturutkan NAFSU ?
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita ?
from : www.kaskus.us
Pertama.
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?"
Murid-muridnya ada yang menjawab..."orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya". Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian". Sebab kematian adalah PASTI adanya.
Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini ?"
Murid-muridnya ada yang menjawab..."negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang". Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "masa lalu". Siapapun kita, bagaimana pun kita, dan betapa kayanya kita, tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu. Sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang.
Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini ?"
Murid-muridnya ada yang menjawab..."gunung", "bumi", dan "matahari". Semua jawaban itu benar kata Sang Guru. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu". Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu. Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat).
Pertanyaan keempat adalah "Apa yang paling berat di dunia ini ?"
Di antara muridnya ada yang menjawab..."baja", "besi", dan "gajah". "Semua jawaban hampir benar", kata Sang Guru, tapi yang paling berat adalah "memegang amanah".
Pertanyaan yang kelima adalah "Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan". "Semua itu benar...", kata Sang Guru, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah".
Lalu pertanyaan keenam adalah "Apakah yang paling tajam di dunia ini ?"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !". "(hampir) Benar...", kata Sang Guru , tetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN
senantiasa belajar dari MASA LALU
dan tidak memperturutkan NAFSU ?
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita ?
from : www.kaskus.us
Langganan:
Postingan (Atom)









































